Januari tanggal 15 merupakan upaya pertama Penakluk Piring
untuk mulai menginvasi kuliner Jogja.
Tim Penakluk Piring terdiri 4 orang anak kos bermodal
pas-pasan yang ingin menghajar (mencicipi) kuliner-kuliner resto bertaraf
hotel.
Setelah sempat diskusi akhirnya area yang akan ditaklukkan
pertama adalah Manuk Londo Cupuwatu Resto.
Mengapa Manuk Londo dijadikan target
awal? Karena banyaknya iklan atau banner yang ada di
sepanjang jalan di dekat markas besar Penakluk Piring.
Dengan motto “Besar, Hitam, Nikmat” membuat kami memantapkan
diri untuk segera menginvasi.
Kami langsung meluncur ke TKP di Jalan Solo KM 11.8 di Cupuwatu
Resto. Dengan berlagak parlente (sebelumnya diskusi bawa uang berapa per
masing-masing anggota) kami langsung mengambil tempat duduk.
Seorang waitress cantik menunjukkan tempat dengan view
membelakangi Jalan Raya membuat kami bisa fokus untuk mulai menyiapkan strategi
menaklukkan si Hitam Manis ini.
Setelah berdiskusi dengan alot (tapi tidak sampai walk out
apalagi melempar meja resto) kami memutuskan membeli 3 Manuk Londo Barbeque, 1
Manuk Londo Peking, 3 nasi merah, 1 nasi putih dan 4 Ice Mint Tea.
Pemilihan menu ini sudah dipersiapkan secara matang (matang
duitnya= menu ini adalah menu paling murah yang bisa kami screaning dalam waktu
sekitar 10 menit di bawah pengawasan langsung waitress yang menatap kami dengan
tajam….)
Pertimbangan yang kedua yaitu favorit
(padahal favoritnya siapa n apa parameter menu itu jadi favorit kita g ada yang
tahu..hehehehe)
Setelah menunggu sekitar 15 menit pesanan Manuk Londo datang
dengan bentuk yang menggoda bagaikan manuk...... #ah sudahlah………disusul nasi serta
ice mint tea…
Sebuah ritual yang tidak kami tinggalkan sebelum menyantap
adalah berdo……ya..benar kami selfie dengan berbagai gaya dengan si burung.....
Kami mencicipi Manuk Londo Barbeque….dengan analisis (analisis
versi anak kos #ups prajurit Penakluk Piring yang disertai dengan rasa lapar…#mohon
jangan dibandingkan dengan maknyus nya Pak Bondan)
Manuk londo yang disajikan
besar…hampir mendekati burung dara…bukan kaya burung puyuh
- Dagingnya lebih lembut
dibanding daging ayam…tapi tetep masih lebih lembut sentuhan kasih ibu
#tsahhhhh
- Untuk sensasi manisnya barbeque
meresap sampai ke tulang …..#dibuktikan dengan tulangnya dikrikiti sampe
berubah jadi putih
- Untuk yang peking menurut
salah satu prajurit Penakluk Piring mempunyai rasa mirip keju (tetapi masih meragukan soalnya
mencicipinya cuma sedikit……tapi rasa daging manuknya malah lebih keliatan dibanding
yang barbeque…)
Manuk Londo Peking
- Untuk nasi merah kami
merasa tidak terlalu pulen (pulen apa artinya woi….cariin diwikipedia atau
gogel dunk)…menurut kami tidak terlalu nyaman sih nasinya
- Yang mengejutkan adalah
ice mint tea….yup kami memang menginginkan ice ini karena ingin merasakan
sensasi mint dipadu dengan daging manuk londo (sebenarnya ice mint tea paling
murah sebelum ice tea dan air putih)…ternyata dedaunan yang kami pikir adalah
daun mint malah lebih mengarah ke rasa tidak terlalu enak…efek teh nya tidak
keluar dan ketutup dari daun yang kami duga dari planet astral…..kami tidak
menemukan sensasi mint sama sekali…..tapi oke lah ono rego ono rupa lek…
Manuk Londo and Ice Mint Tea nad Nasi Merah
Secara umum Penakluk Piring melihat harga yang ditawarkan
setara dengan rasa dari si HITAM MANIS MEMUASKAN ini…
Cuma nasi dan mint nya itu
agak mengurangi sensasinya…
Ikuti terus blog Penakluk Piring menyerang berbagai kuliner
mewah di sekitaran YOGYA





Tidak ada komentar:
Posting Komentar